JUAL BELALANG GORENG ONLINE, JUAL BELALANG GORENG JAKARTA, JUAL BELALANG GORENG HALAL, JUAL BELALANG GORENG KELANTAN, JUAL BELALANG GORENG KUNYIT, JUAL BELALANG GORENG DI JAKARTA, JUAL BELALANG GORENG SURABAYA, JUAL BELALANG GORENG BANDUNG, JUAL BELALANG GORENG JOGJA, JUAL BELALANG GORENG GUNUNG KIDUL,

Kamis, 27 Oktober 2016

Jual Belalang Goreng Surabaya

BELALANG GORENG SURABAYA, BELALANG GORENG BANDUNG, BELALANG GORENG JOGJA, BELALANG GORENG GUNUNG KIDUL, BELALANG GORENG ONLINE, BELALANG GORENG JAKARTA, BELALANG GORENG HALAL, BELALANG GORENG KELANTAN, BELALANG GORENG KUNYIT, BELALANG GORENG DI JAKARTA,





Jual Belalang Goreng Surabaya
WA 0812 1595 6140 (Simpati) Jual Belalang Goreng Surabaya


Hidangan unik, tapi lezat dan bergizi tinggi, yaitu belalang goreng, masih saja menjadi makanan kegemaran penduduk Semanu, Gunung Kidul. Barangkali, kegemaran mengkonsumsi belalang goreng itu diawali sejak daerah berbatu kapur di era tahun 60-an itu dicap sebagai daerah miskin. Pada era itu, menurut Sukisman (64), seorang petani yang tinggal di desa Njelog, belalang digunakan sebagai penganan pengganti lauk. "Kalau makan tiwul (makanan pengganti beras dari gaplek) ndak punya lauk berburu ke hutan, cari belalang terus dikropok. Rasanya gurih, nglawuhi," ujar Sukisman seraya tersenyum.

Menurut pengakuan para penjaja belalang mentah di pinggir jalan raya Semanu - Wonosari, penghasilan berjualan hanya cukup untuk menopang beban keluarga sehari - hari. "Selain untuk membeli keperluan makan sehari - hari, juga untuk beli bensin, kulakan (beli belalang dari pengepul) dan jajan anak sekolah," katanya.

Mugiyanto menyatakan, adakalanya penghasilan jualan belalang goreng dapat menutup kebutuhan makan sehari - hari keluarganya. Tetapi bila musim paceklik belalang, Mugiyanto harus berpikir keras mencari tambahan agar asap dapur tetap terjaga. Tidak mengherankan jika Mugiyanto dan teman - teman seprofesinya acap berburu belalang ke desa - desa tetangga yang jauh dari tempat tinggalnya.

"Tidak sulit menangkapnya, berbekal jaring dan genther (bilah kayu panjang). Berburu belalang sering saya lakukan sampai ke hutan dekat pantai selatan bersama tetangga sedesa berboncengan, biar ngirit," ujarnya.

Kosakata ngirit dalam istilah ekonomi sebenarnya merupakan kata kunci pertahanan biduk rumah tangga. Kata itu pulalah yang menjadikan Mugiyanto dan teman seprofesi pemburu maupun penjual belalang mampu mensiasati gersangnya wilayah perbukitan kapur Gunung Kidul dengan mengandalkan belalang.

Rusmandi (43), warga Desa Playen, mengaku tetap berusaha mencari belalang goreng, meski telah lama hijrah ke Jakarta. "Kalau sudah tidak tahan pengin makan belalang goreng, kadang minta dikirimin yang sudah jadi dalam kemasan. Coba saja, enak kok," katanya.


Bagi anda yang ingin merasakan kriuknya belalang goreng, dapat menghubungi kami, kami siap membantu anda
Belalang Goreng Gunungkidul
WA 0812 1595 6140 / BB D10D26DB

, , , , , , ,

3 komentar: